Friday, May 28, 2010

Manajemen, Mengapa Perlu? (Bagian 1)

Sebagaimana tulisan terdahulu bahwa semua orang; baik individu maupun organisasi perlu manajemen. Tentu saja, semua proses dalam menggapai tujuan akan terasa sulit manakala kita tidak menerapkan manajemen secara baik. Menurut Hani Handoko setidaknya ada tiga alasan utama mengapa manajemen dibutuhkan:

  1. Untuk mencapai tujuan.

Coba bayangkan sebentar… Saat ini Anda tengah berada di sebuah kota. Di dalam hati anda berniat datang ke rumah seorang teman di daerah lain yang belum pernah anda kunjungi sebelumnya. Alamat sudah dikantongi. Lalu anda pun berangkat. Di tengah perjalanan, anda sampai di pertigaan jalan yang membingungkan. Anda ragu mau ambil jalan yang mana. Anda berupaya mencari orang untuk tempat bertanya. Namun sayang daerah itu adalah sebuah pengunungan yang sangat sepi.

Anda sudah berputar-putar namun tak seorang pun anda temui. Anda berupaya menelpon teman anda, tapi sialnya handphone anda ngedrop kehabisan daya baterai. Kalaupun handphone nyala, daerah itu tak terjangkau sinyal.

Apa kira-kira yang anda lakukan? Jalan mana yang anda ambil? Jalan pertama, jalan kedua, atau yang ketiga?

Tentunya anda pasti akan mencoba untuk berfikir dengan tenang. Anda tidak mungkin balik ke kebelakang. Anda harus menggunakan segala potensi yang anda miliki. Nah, kini rasanya ada sebuah cara yang tepat untuk menemukan sebuah solusi.

Cara yang kini anda tempuh itu adalah sebuah seni cara dalam mencapai tujuan Anda. Inilah saatnya Anda memerlukan manajemen. Manajemen dalam memecahkan masalah, manajemen dalam menjaga emosi anda, manajemen dalam berkomunikasi sehingga anda bisa mencapai tujuan Anda tadi.

  1. Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan

Manajemen dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara tujuan–tujuan sasaran-sasaran dan kegiatan-kegiatan yang saling bertentangan dari pihak yang berkepentingan dalam organisasi.

Sebagai seorang karyawan atau Bos pastilah setiap hari anda setiap hari dihadapkan dalam berbagai permasalahan. Serangkaian undang-undang ketenagakerjaan yang baru, Order yang berjibun, karyawan yang sering bolos. Atau juga masalah keluarga yang terbawa ke kantor; anak yang sedang sakit, istri yang sering ngomel, mertua yang banyak tuntutan.

Setiap problem yang terjadi dikantor tentunya mengandung banyak maksud. Mengandung pula tujuan yang berbeda-beda. Disinilah manajemen diperlukan. Anda perlu menyelesaikan aturan perusahaan ketika undang-undang ketenagakerjaan baru mulai berlaku. Anda perlu sebuah shok terapi bagi karyawan yang sering bolos. Dan serangkaian tindakan lain yang diperlukan sesuai dengan model permasalahan. (Bersambung)

No comments:

Post a Comment